Skip to main content

Posts

Showing posts with the label puisi

Dialog Imajiner Dg Jenderal As-Sisi

wahai jenderal, ini adalah dialog imajiner kita tentang mesir sekarang  #saveMesir ketakutan apalagi yang kau ingin bunuh ???  #saveMesir Lihatlah senyummu, senyum ketakutan.  #saveMesir Ketakutan macam apa hingga kau sampai hati membunuh saudaramu sendiri,jenderal ??  #saveMesir Atau engkau telah mengalami mimpi buruk akan lahirnya seorang lelaki kuat ??  #saveMesir bukankah 'dia' telah engkau taklukkan demi kekuasaan kosongmu, jenderal ??  #saveMesir ketahuilah, 'dia' tetap kuat brsama demonstran damai di ra'bah sana wahai jenderal  #saveMesir Akankah kau ingin menipu 'dia' agar turun dengan menghabiskan pelurumu, jenderal ??  #saveMesir Tahanlah pelurumu, jangan kau habiskan hanya karena ketakutanmu yg kosong, jenderal  #saveMesir Ataukah engkau hanya ingin mempertontonkan sandiwara ketakutanmu, agar kau terlihat pongah, jenderal ??  #saveMesir Ketahuilah jenderal, 'mereka' tetap takkan m...

Penggombal Cinta

Tak perlu aku menggambarkan bagaimana cintaku kepadamu, karena aku bukan pelukis cinta. Tak perlu aku menuliskan puisi-puisi cinta untuk ku kirimkan kepadamu, karena aku bukan penyair cinta. Tak perlu aku mendongengkan cerita-cerita romantis agar kau mencintaiku, karena aku bukan pendongeng cinta. Tak perlu aku menyanjungmu dengan kata-kata romantis yang indah, karena aku bukan penggombal cinta Aku akan mencintaimu tanpa lukisan Tanpa menuliskan puisi-puisi cinta Tanpa mendongengkan cerita-cerita romantis Tanpa menyanjungmu dengan kata-kata indah Aku akan mencintaimu dengan diamku Dengan pengabdianku Dengan meyakini bahwa kau ada disini untukku Dengan kebaikan-kebaikanku untukmu Karena cinta adalah kata kerja Ia tidak butuh lukisan untuk menggambarkannya Ia tidak butuh puisi-puisi untuk menuliskannya Ia tidak butuh cerita-cerita romantis untuk mendongengkannya Ia tidak butuh kata-kata romantis untuk memberikan sanjungan Karena cinta adalah k...

Kulwit #Waktu

Assalamualaikum,,,selamat pagi,,, takkan hilang jika dikejar, takkan membunuh jika kita mmpu memegangnya # Waktu Takkan pernah berhenti walau kita capek mengejarnya,,, # Waktu Seolah2 ia adalah pendulum bg kmatian kita, mnghitung stiap nfas kita # Waktu Takkan pernah mundur walau umur kita terus mengalami kemunduran(kematian) # Waktu Jangan berharap meminta belas kasihan pdnya, skli trlambat tertebaslah kita # Waktu Atw bhkan meminta diskon padanya, jstru dia akn mnaikkan hrganya. Krn ia tak prnah mnurunkan hrga # Waktu Brhnti menangisi kprgiannya, krn ia takkan prnah kmbali. # Waktu Ia adlh ssuatu yg sngt kjam,,,tk pduli sbrp gntengnya qt,cntiknya qt,tuanya qt, mudanya qt,,,ia akn ttp brjlan tnpa blas kasian # Waktu

public class cinta

public class cinta{ public static void main ( String[] args ){ System.out.println("\tCinta"); System.out.println("------"); System.out.println("asin"); System.out.println(" "); System.out.println("pahit"); System.out.println(" "); System.out.println("manis"); System.out.println(" "); System.out.println("asam"); System.out.println(" "); System.out.println(" inilah lika-liku cinta"); } }

Pertanyaan-Pertanyaan Hidup

Pertanyaa-pertanyaan hidup yang kadang ku tak mengerti sehingga ku bertanya, mengapa kau selalu menyesaki hidupku ? Aku ingin tenang dan bebas tanpa pertanyaa-pertanyaan hidup Hidup adalah pertanyaan Langkah adalah jawaban Langkah kita yang akan menemukan jawaban hidup semakin panjang jawaban kita Langkah ini semakin butuh perenungan panjang Terkadang aku tidak memahami hidup Tapi, langkah menuntunku mengarungi arti hidup Aku bertanya pada tuhan Tuhan, aku merasa hidup ini adil Tapi dimana keadilan bisa membawa kehidupan ? Aku butuh jawaban yang nyata pertanyaan-pertanyaan hidup yang memaksaku Untuk mencari jawaban diatas kertas yang keras kosong... tak ada apa-apa apa maksud dari semua ini ?! Ambil pena kesabaran dan penggaris visi gariskan hidupmu diatas kertas itu nyatakan dalam setiap langkah kecil yang berarti, bukan langkah besar yang kosong kau tak butuh penghapus dalam hidup ini untuk menghapus semua kesalahanmu coretlah kesalahan itu, untuk pe...

Demi Masa

setiap detik berjalan meninggalkan orang-orang bermaksiat tanpa disadari mereka telah hilang dalam lorong waktu terhapus bersama kemaksiatan mereka mengejar setiap detik yang berjalan sia sia untuknya mereka merangkak mengejar setiap detik yang berlalu Karna, detik pun mengejar mengejar orang-orang yang tidak hilang dalam lorong waktu mereka takkan pernah hilang karna detik selalu di belakang mereka Orang beriman berlari dengan amal keyakinan atas dzat-Nya orang berbuat kebajikan berlari dengan amal shalihnya orang ishlah dalam kesabaran dan ketakwaan berlari mengajak orang-orang yang bertaubat tak sedikitpun dari mereka mencoba menoleh ke belakang tempat istirahat mereka adalah SYURGA

Seberapa Pantaskah ?

Tiada ucapan yang menyakitkan dari seorang ibu yang ada hanya untaian nasehat kebaikan Tiada pukulan yang merana dari seorang ibu yang ada hanya pelukan kasih sayang Yang terkandung dalam ucapan yang menyakitkan hanyalah untaian nasehat Yang termakna dalam pukulan yang merana hanyalah pelukan Sayang, Kau mengira Bahwa ucapan yang menyakitkan itu Adalah ibu mengutukmu Sayang, Kau mengira bahwa pukulan yang merana itu adalah ibu menyakitimu seberapa pantaskah engkau mengucapkan "Ibu sudah tak lagi sayang padaku !!" Seberapa pantaskah engkau berani mengucapkan kepada orang yang telah melahirkanmu.

Lautan Cinta

Mengarungi lautan cinta Luas dan tak terjangkau Cakrawala kasih sayang Menjadi pembatas kebencian Jernihnya keharmonisan Segarnya kebersamaan Membuat semua makhluk rindu Dua orang duduk Diatas perahu mahabbah Tiada pertikaian Walaupun diguncang oleh ombak cemburu Tanpa ada debur ombak cemburu Lautan cinta tiada asyik Mengagumkan, Tapi arti cinta kosong Orang-orang berenang disana Seolah takkan pernah takut untuk tenggelam Karena, partikel-pertikel ukhuwwah yang akan menjaganya dan mengangkatnya kembali ke daratan Kini, lihatlah lautan cinta itu Kejernihannya berubah kotor Karena pengkhianatan Kesegarannya berubah asam Karena ketidakpedulian Lautan cinta telah terkotori Lautan cinta telah tercemar Oleh manusia yang tidak paham arti cinta itu. . .

Inilah Bangsaku . . . Indonesia . . .

Ketika tiada lagi moral Agama digadaikan dengan mudah kehancuran melangkah ddengan pasti ke negara ini Burung - burung nazar bertengger di atas khatulistiwa menunggu mayat - mayat kesusilaan mati Apa yang bisa kita lakukan ? Membiarkan pondasi runtuh berpuing - puing ? Orang berkata : Tiada yang bisa dilakukan Terlanjur . . . Langkah - langkah gontai Peradaban tersisih Mencoba bangkit tanpa pondasi Merdeka dengan moral compang camping Inilah bangsaku . . . Indonesia . . .

Puisi untuk Umi

Banyak ucapan yang menyakitkan Banyak luka yang tak terobati Banyak kesedihan yang tak terhapus Banyak dendam yang belum terbalas Ucapan, kau ganti dengan nasehat Luka, kau ganti dengan pelukan Kesedihan, kau ganti dengan kegembiraan Dendam, kau ganti dengan kasih sayang Nasehatmu, mutiaraku Pelukanmu, emasku Kegembiraanmu, intanku Kasih sayangmu, permataku Sungguh, tak ada malaikat di dunia ini sebaik umiku Jutaan pemberian tulus, ia berikan padaku Hatinya yang selalu lapang Telinganya yang mampu menampung jutaan ceritaku Maafkan anakmu yang selalu menyakitimu Melalui ucapan . . . Melalui luka . . . Yang selalu meneteskan airmata kesedihan Demi keberha...

Just For My Angle . . . ! ! !

Walaupun kita jauh Tapi aku bisa merasakan doa yang terkirim darimu untuk selalu belajar dan meraih impian My Angle . . . ! ! ! aku selalu berdoa pada Allah agar kita bisa dipertemukan dalam ikatan suci Tapi my angle . . . aku juga tak mau memberikan harapan padamu aku takut mengobral janji mungkin, Allah menggariskan lain sekuat mungkin , aku akan menjaga cinta suci ini dan aku tidak akan mengotorinya tapi . . . aku juga tidak tahu, apakah aku sudah mengotorinya . . . ? ? ? untuk seseorang yg belajar untuk menjadi muslim watashiwa . . . keep my finger , and maybe my heart will go on. kenapa aku make' maybe ? karena aku tidak bisa memberikan harapan untukmu. . . mungkin aku juga tidak selamanya untukmu . . .

Hasbunallah . . .

Hasbunallah . . . Cukuplah Allah sebagai pelindung kita yang mencukupi dari semua yang menggelisahkan kita Dialah yang menjaga kita dari kesulitan Hasbunallah . . . Allah , Pembela kita dari setiap lawan Pendukung dalam setiap permasalahan Pemberi saat kita meminta Hasbunallah . . . Panggilah ia dalam tiap detak jantung Janganlah berpaling dari jalan - Nya karena , cukuplah Allah sebagai petunjuk yang hak Hasbunallah . . . wa ni'ma wakil ni'ma maula wa ni'ma nashir Hadirkan Allah setiap detik karena , cukup Ia yang menemani kita Hasbunallah . . . wa ni'ma wakil

Waktu

WAKTU dari atas ia menyaksikan apa yang kita nyatakan dari bawah ia menyaksikan apa yang kita sembunyikan dari kiri ia merekam apa yang kita ucapkan dari kanan ia membuktikan apa yang kita kerjakan WAKTU di belakang ia adalah hikmah dan sejarah bagi kita di depan ia menjadi bahan pelajaran untuk kita WAKTU gairah kita adalah pagi baginya semangat kita adalah siang baginya syukur kita adalah senjanya damai kita adalah malam baginya

menyesal

menyesal hatiku tertekan pada ribuan dosa gundah merasa akan menikmati indahnya akhirat sedih amal yang kulakukan tak sebanding dengan dosa yang ku perbuat apa yang akan ku laporkan pada tuhanku nanti? apakah aku bangga dengan sedikit amalanku? tuhan..... apa yang harus aku lakukan agar dapat menghapus dosaku ? taubat? aku takut jika melakukan dosa itu lagi tak ada yang bisa aku lakukan hanya rahmat-Mu dan kasih sayang-Mu yang bisa menyelamatkanku dari api neraka menyesal, sungguh ku tak bisa bertemu dengan-Mu

kematian

KEMATIAN Pada suatu masa yang ditetapkan... Kita pasti dirisik.. Pertunangan sejak azali.. Di ujung hidup nanti.. Berlangsungnya perkawinanmu dengan maut.. antaran..sakit dan nazak.. Tamu bertandang menghadiahkan sesak tangis.. Pengantin dimandikan.. Dipakaikan baju cantik putih.. Wangian gaharu dan cendana.. Keranda jadi pelaminan.. Pengantin bersanding sendirian.. Di arak keliling kampung.. Berkompangkan azan dan kalimat suci.. Akad nikahnya bacaan talkin.. Berwalikan liang lahat.. Menjadi saksi batu nisan.. Siraman air mawar.. Keluarga terdekat menabur bunga.. Tiba masa pengantin.. Menunggu sendirian.. Malam pertama bersama KEKASIH.. Di kamar bertilamkan tanah.. Dan Dia menuntut janji.. Sucikah kita tatkala berpadu.. Pernahkah taubat sepanjang hayat.. Atau terkubur bersama dosa-dosa... Dan Dia Kekasih itu.. Menetapkanmu ke syurga.. Atau melemparkan dirimu ke neraka

Salam perpisahan

Kini, hatiku tergores kesedihan Ketika terucap salam perpisahan Walau air mataku tak berlinang Bukan berarti suatu kerelaan Saat-saat langkah terayun Jarak kita-pun semakin membentang Akankah semuanya jadi terkenang Atau hanyut terbawa gelombang Bahkan mungkin terkubur oleh waktu dan keadaan Sobat, dalam hatiku ini Akan tetap membekas suatu kenangan Kau sungguh baik, supel dan komunikatif Siapapun mengenalmu pasti akan merindu Namun untukku, janganlah kau biarkan Aku terkulai lemas dalam kehampaan Karena rasa kangenku yang tidak kau harapkan